March 2016

Selektif memilih referensi: Kiat-kiat menyaring informasi di dunia maya (4)

  Keempat: Perhatikan obyektifitas berita dan bahasa yang digunakan Berita yang obyektif biasanya mencoba menyajikan kisah dari dua sisi. Contohnya adalah ulasan berita mengenai Man Haron Monis, penyandera di kafe Sidney, pada harian Sidney Morning Herald beberapa waktu lalu. Ulasan tersebut memaparkan apa yang dilakukan Monis di kafe Sidney, rekam jejak kriminalnya dan lain-lain, namun demikian di akhir berita dikemukakan pula sisi kemanusiaan dari Monis, bahwa ia pernah mendekam di

Selektif memilih referensi: Kiat-kiat menyaring informasi di dunia maya (3)

Ketiga: Bedakan sentimen dari fakta Hal yang paling menarik yang pernah saya pelajari dalam menulis karya ilmiah adalah mengkritisi argumen yang dikemas oleh penulis pada referensi yang dikaji, dengan membedakan antara sentimen dari fakta yang dimuat oleh penulis. Sekali lagi saya akan mengambil contoh dari artikel yang dimuat di dunia maya pada Pilpres lalu, yang mencoba membandingkan taktik pencitraan kedua capres berikut ini. Kutipan di bagian-bagian awal artikel tersebut berbunyi:

Selektif memilih referensi: Kiat-kiat menyaring informasi di dunia maya (2)

Kedua: Verifikasi isi tulisan Jika Anda membaca tulisan di dunia maya, verifikasilah isinya. Coba google topik berita, apakah ada website lain yang lebih kredibel yang memberitakan topik yang sama. Kalau tulisan yang Anda baca mengacu pada peristiwa tertentu atau sumber website lain, cek peristiwa atau sumber tersebut. Saya ambil contoh sebuah paragraf pada Pilpres lalu yang kira-kira berbunyi seperti ini (bukan kutipan): “Media pendukung Capres X memberitakan bahwa tokoh masyarakat